:: Musahabah Hati ::

Aku kata “astaghfirullah” tapi hati masih gemar akan maksiat.
Aku kata “wa atubu ilaih” tapi jasad masih melakukan dosa sama.
Aku kata “wa nadimna ya Allah” tapi kesilapan lalu masih kuulangi.

Aku kata “subhanallah” tapi aku tidak mampu menghayatinya.
Aku kata “alhamdulillah” tapi aku masih tidak bersyukur dengan kurniaanNya.
Aku kata “Allahuakbar” tapi cintaku lebih kepada dunia.

Aku kata “ma fi qalbi ghairullah” tapi masih ada ruang di hatiku untuk insan yang tidak halal.
Aku kata “aku tak layak ke syurga, tapi aku tak sanggup ke nerakaMu” namun aku hidup di dunia seakan-akan aku kuat untuk rasa pedih api neraka.

Aku kata aku ingin mendekatiMu,
Namun amalku tak seiring dengan kata-kataku.

Aku malu dengan sepasang mata kurniaanMu ini,
Kerana air mata yang mengalir seakan-akan sia-sia.
Aku malu dengan tangan yang sudah lelah mengelap air mata,
Kerana tingkah laku pemiliknya ini tidak menggambarkan aku kesal.
Bahkan aku malu dengan sang burung yang berkicau,
Kerana aku insan yang dinodai dosa..
Sedang sang burung tidak disentuh walau sekelumit dosa.

sumber http://islahnafsi.tumblr.com/post/21378512283/aku-kata-astaghfirullah-tapi-hati-masih-gemar

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s